Goris : Engineer Sipil Yang peduli Lingkungan

Baru-baru ini saya kembali membuka milist alumni teknik sipil ITB setelah sekian lama milis ini dipenuhi dengan isu seputar pemilihan ketua Ikatan Alumni ITB. Ada hal tidak biasa yang dipost oleh salah satu anggota milist, sebuah artikel mengenai Goris Mustaqim yang merebut perhatian para pemerhati lingkungan atas karyanya mengembangkan industri Akar Wangi di Garut. Dia adalah alumni teknik sipil ITB angkatan 2001 dan anggota Himpunan Mahasiswa Sipil (HMS) ITB.

Tulisan lengkapnya dapat dilihat pada alamat berikut :

http://www.thejakartapost.com/news/2009/12/08/goris-mustaqim-making-business-green.html

Artikel dalam link itu dalam bahasa Inggris. Dalam post ini, saya ingin mencoba menceritakan lagi artikel diatas dengan gaya penulisan saya dalam bahasa Indonesia.

Di usianya yang ke 26 tahun ini, Goris dipilih oleh British Council sebagai salah satu dari British Council International Climate Champions atas idealismenya dalam mensinergikan semangat wirausaha dengan perlindungan lingkungan. Dia bergelut dengan 4000 petani akar wangi di garut untuk memperkenalkan sistem pemanfaatan akar wangi yang lebih ramah lingkungan.

Image origin : The Jakarta Post

Tanaman akar wangi memiliki nilai ekonomis dari minyak nya yang  digunakan sebagai bahan pembuat parfum dan kosmetik. Di dunia, hanya ada 3 tempat utama dimana tanaman akar wangi bisa tumbuh yaitu Haiti, Bourbon, dan Garut. Fungsi ekonomis dan kelangkaannya membuat akar wangi sebagai aset negara Indonesia yang patut dipertahankan kelangsungannya.

Permasalahan pada pemanfaatan tanaman Akar Wangi muncul ketika banyak petani Akar Wangi terpaksa gulung tikar akibat kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) beberapa tahun lalu. Sebelum krisis bahan bakar, 70 dari 200 ton Akar Wangi diproduksi di Indonesia. Pada tahun 2005, setelah krisis kenaikan harga BBM, produksi tanaman akar wangi Indonesia hanya tinggal 20 ton. Biaya BBM menyedot 50 % dari biaya produksi minyak Akar Wangi akibatnya peningkatan harga BBM berdampak besar pada biaya produksi minyak Akar Wangi.

original image from : https://i0.wp.com/wb9.itrademarket.com/pdimage/41/598541_vetiverrootdw.jpg

Karya besar Goris adalah memberikan alternatif energi panas bumi sebagai pengganti BBM dalam produksi minyak Akar Wangi. Garut memang memiliki sumber daya alam energi panas bumi yang melimpah dan mudah diakses yaitu Kawah Kamojang dimana Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Kamojang.  Melalui riset di bidang ekonomi, lingkungan dan sosial, Goris menemukan bahwa penggunaan energi panas bumi bermanfaat sangat besar bagi faktor ekonomi dan lingkungan dalam produksi minyak akar wangi.

Goris bahkan telah sukses dalam melobi pemerintah daerah garut dalam memasukan pemindahhan basis penanaman akar wangi ke daerah kawah kamojang dalam anggaran daerahnya untuk tahun 2010. Pemindahan ini tentu akan meningkatkan efisiensi dan efektivitas penggunaan panas bumi dalam produksi minyak akar wangi. Rencana ini tinggal menunggu persetujuan dari pertamina selaku pemilik Pembangkit Kamojang yang dekat dengan lokasi relokasi.

British Council menganggap Goris Mustaqim sebagai pemimpin masa depan yang ideal karena kesediaannya untuk kembali ke daerah asalnya dan mengembangkannya daripada memulai kariernya di kota-kota besar seperti Jakarta.  Bisa membukakan mata pemuda-pemuda Garut akan besarnya potensi yang Garut miliki.

Atas pencapaian-pencapaiannya, goris dikirim British Council ke Konfrensi Perubahan iklim PBB di Copenhagen, Denmark sebagai wakil pemuda Indonesia.

Salah satu quote yang sangat saya kagumi dari Goris adalah ketika dia ditanya mengenai kontroversi seputar kebenaran isu perubahan iklim sedang terjadi. Dia menjawab :

“That’s fine. But the thing is, if we save energy, this planet will be a much better place. That’s real, and cannot be argued with,”

Semoga akan semakin banyak lagi Goris-goris lain bermunculan. Sosok yang berani dan cerdik dalam berkontribusi bagi bangsa Indonesia. Dalam bidang lingkungan, ilmu, militer, apapun itu, selalu ada jalan untuk membuat bangsa Indonesia menjadi bangsa yang Jaya. Terimakasih Kang Goris, senang bisa mengenal anda walau hanya sesaat.

Original image are from :

Goris, from  The Jakarta Post

Akar Wangi,  from http://wb9.itrademarket.com/pdimage/41/598541_vetiverrootdw.jpg

Advertisements

6 thoughts on “Goris : Engineer Sipil Yang peduli Lingkungan

  1. sebetulnya masih banyak pemuda2 indonesia yang seperti kang Goris.. cuman mereka belum pada muncul… semoga mereka bisa bermunculan.. karena sekaranglah waktu yang tepat… semoga…

    1. iya, kita bisa turut andil juga dengan mempublikasikan mereka-mereka yang berhati teguh tuk mencapai kejayaan bangsa. tetap berusaha!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s