Musim Dingin dan Salju Bagi Seorang Engineer

Bagi saya yang lahir dan besar di negara tropis, musim dingin dan salju adalah sesuatu yang aneh tapi menakjubkan. Tontonan film seperti Home alone menayangkan gambaran salju dan kemeriahan nuansa natal perkotaan membuat saya membayangkan betapa asiknya tinggal di lingkungan musim dingin dan bersalju.

Lalu seperti apa jadinya jika musim dingin yang saya alami ternyata di sebuah fabrication yard?

Di posting ini saya ingin berbagi cerita mengenai pengalaman musim dingin saya sebagai site structural engineer di sebuah Fabrication Yard di Korea selatan. Penugasaan saat itu mengharuskan saya menyempatkan berkeliling yard setidaknya sekali dalam seminggu dalam musim dingin untuk memantau proses konstruksi fasilitas milik perusahaan saya meskipun suhu udara mencapai -4 derajat selsius, Sebuah petualangan yang menarik bagi saya seorang anak tropis ini.

Fabrication yard dalam dunia offshore merupakan tempat fasilitas lepas pantai diproduksi/dirakit dan siap dikirimkan ke lepas pantai untuk dipasang (installation). Pada saat itu, perusahaan dimana saya bekerja membangun sebuah fasilitas Floating Production Storage Offloading (FPSO) di sebuah fabrication yard di kota Ulsan, Korea Selatan. Proses fabrikasi tidak pernah berhenti baik pada musim dingin, semi, panas atau gugur kecuali jika terjadi cuaca ekstrim. Suhu terdingin yang saya ingat di kota ini mencapai -4 derajat selsius.

Pada kondisi sedingin ini, sebenarnya sangat tidak nyaman untuk berada di yard. Telinga terasa sakit, mulut terasa kering, tangan terasa beku, dan tentu saja mengigil karena kedinginan adalah beberapa alasan kenapa berada di lapangan tidak diinginkan bagi banyak orang. Selain itu, potensi kecelakaan di lapangan pun semakin besar dengan adanya resiko lapisan es yang licin, bentukan es tajam di ketinggian yang bisa menjadi drop object hingga kehilangan fokus akibat suhu ekstrim.

Di musim dingin tidak selalu turun salju. Ada yang bilang kalau salju justru membuat musim dingin terasa hangat. Tapi bagi fabrication yard, salju adalah tambahan masalah yang menghambat produktifitas kerja. Saya pun teringat saat hujan salju lebat terjadi di kota dan seluruh pegawai yard diminta tidak datang ke lokasi kerja.

Bagi pekerja lapangan di negara tropis, penggunaan perangkat keselamatan diri sangat merepotkan dan kalau bisa dihindari. Di musim dingin, semua orang yang bertugas di luar ruangan berlomba menggunakan baju sehangat mungkin. Sedikit saja bagian kulit yang terekspose udara luar sudah bisa membuat badan merinding. Liat saja contoh dibawah tentang perangkat keselamatan diri yang saya gunakan sewaktu yard visit.

My Winter PPE in Fab Yard
My Winter PPE in Fab Yard

Kalau saat di Indonesia saya lebih suka menggunakan hearing protector tipe ear plug, di Negara musim dingin saya lebih memilih yang full cover karena menutupi keseluruhan telinga dan mengurangi rasa dingin. Saya juga menggunakan face scarf yang saya gunakan menutup hampir seluruh bagian wajah dan leher. Selain pakaian dalam Long John, Pakaian Kantor dan Overall, saya juga melindungi tubuh saya dengan winter jacket. Bayangkan minimal ada empat lapis pakaian yang saya gunakan selama berkeliling yard – sangat tidak mungkin bagi kita di Negara tropis. Safety gloves yang melindungi tangan dari bahaya fisik juga membantu menghangatkan tangan dari suhu dingin. Safety shoes tentu memberikan kehangatan pada kaki saat berkeliling yard.

Setidaknya saya melewatkan 1 jam untuk berkeliling yard. Pada musim dingin, saya paling senang berada di welding shop, suatu bangunan tempat pengelasan dilakukan. Aktivitas pengelasan di gedung ini membuat suhu sekitar menjadi hangan dan lebih nyaman dibanding diluar, walaupun bagi fab yard suhu dingin ini menghambat proses pengelasan karena lebih lamanya proses pre-heat/post-heat treatment.

Diantara banyak ketidaknyamanan bekerja di musim dingin, ada beberapa hal yang saya suka seperti badan yang tidak berkeringat, pemandangan indah langit biru cerah tanpa awan, dan nikmatnya secangkir kopi hangat ketika saya kembali ke kantor. Hal sederhana yang tidak pernah saya bayangkan sebelum bisa merasakan langsung.

Advertisements

2 thoughts on “Musim Dingin dan Salju Bagi Seorang Engineer

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s