Berkunjung ke Negeri Paman Sam – Finale

Lanjutan dari Part 3

Harus saya akui bahwa sudah cukup lama semenjak terakhir kali saya share pengalaman berkunjung ke kota New York tahun lalu. Memang dalam hal menulis ini, dibutuhkan kombinasi atas waktu yang luang, dan mood yang baik agar bisa mulai merangkai huruf-huruf di keyboard ini menjadi kalimat-kalimat dan akhirnya sebuah cerita yang mungkin bermanfaat untuk dibagi. Hal yang cukup sulit saya dapat dalam beberapa bulan terakhir.

Hari ketiga berada di kota the Big Apple ini terasa lebih melelahkan karena sepertinya energi sudah mulai terkuras semenjak tiba di Amerika Serikat terlebih lagi karena kemungkinan Jet Lag yang anehnya malah terasa di akhir2 kunjungan. Meskipun demikian, hati ini tetap semangat untuk berkunjung ke beberapa landmark besar kota New York, Top of The Rock di Rockefeller Center dan Grand Central Station.

Top of The Rock

Top of The Rock adalah sebuah “Observation Deck” yang terletak di puncak the Rockefeller Center. Dari sini kita bisa melihat pemandangan 360 derajat sekeliling kota New York dimana pada bagian utara menghadap ke Central Park, bagian Selatan ke empire state, Chrysler building dan banyak landmark2 besar lainnya, bagian barat dan timur melihat sungai Hudson dan lautan atlantik.

North Side View from Top of The Rock
North Side View from Top of The Rock

Mengingat pengalaman hari pertama di Empire State Building yang dipenuhi kabut, saya memutuskan untuk berkunjung ke Top of The Rock di pagi hari. Ini merupakan pilihan yang tepat! Cuaca begitu cerah dan antrian tidak terlalu panjang. New York City Pass saya pun memberikan saya ke akses VIP sehingga bisa melewati antrian reguler.

Pemandangan di observation deck ini memang sangat menakjubkan. Sekeliling lantai ini dibatasi oleh dinding kaca tembus pandang sehingga kita bisa mendapatkan pemandangan tak terhalang ke sekeliling kota New York. Salah satu objek yang paling dominan adalah Central Park, taman dan lahan hijau kota yang sangat luas dan begitu kontras jika dibandingkan dengan sisi kota New York lainnya.Sangat layak untuk dimasukan ke to do list jika anda berkunjung ke kota New York!

Toko souvenir tersedia di Observation Deck maupun di pintu keluar setelah kita turun dari lift. Hiasan magnet, gantungan kunci dan banyak aksesoris menarik lainnya bisa dipertimbangkan untuk dijadikan token perjalanan disini.

Rockefeller Center

Setelah puas menikmati pemandangan kota New York, saya melanjutkan perjalanan untuk menjelajahi Rockefeller Center yang merupakan gedung yang sama dengan Top of The Rock. Gedung yang diresmikan pada tahun 1939 ini memiliki sejarahnya sendiri karena dibangun dalam bayang-bayang keruntuhan pasar saham wallstreet pada tahun 1929. Wikipedia menulis bahwa Rockefeller Center merupakan kompleks perkantoran yang terdiri dari 19 gedung di lahan seluas 89,000 m2 di pusat kota New York. Proyek sebesar ini pada masa ekonomi yang sulit membuatnya dianggap sebagai proyek yang sangat ambisius sehingga tidak ada pemodal yang mau bergabung dalam pembiayaannya. Akhirnya, John D. Rockefeller, Jr, pencetus ide Rockefeller Center dan seorang Raja Minyak pada jamannya memutuskan untuk menjadi pemodal tunggal dalam proyek ini melalui pinjaman ke institusi finansial dan pembiayaan melalui penjualan saham perusahaan minyaknya, Standard Oil. Proyek ini menjadi proyek pembangunan properti terbesar yang disokong secara pribadi sepanjang sejarah modern.

Rockefeller Center
Rockefeller Center

Rockefeller Junior berhasil membuktikan visinya dengan berdirinya kompleks Rockefeller Center yang bahkan sampai saat ini masih beroperasi dan berdiri megah menjadi salah satu landmark kota New York.

Rockefeller Center sangat terkenal akan hiasan natalnya. Salah satu ikon modern popular gedung ini adalah ketika hiasan natalnya diabadikan ke dalam salah satu adegan di filem Home Alone 2 dimana Mclay Culking kembali bertemu dengan ibunya saat tersesat di kota New York. Salah satu alasan bagi saya untuk berkunjung ke Rockefeller Center!

Area di sekeliling Rockefeller Center banyak dipenuhi oleh Street Artist yang menjual karya-karyanya. Jangan lupa untuk meluangkan waktu untuk mengapresiasi karya-karyanya.

Street Artist
Street Artist

Grand Central Terminal

Puas menjelajahi Rockefeller Center, saya melanjutkan perjalanan ke ikon kota pupuler lainnya, the Grand Central Terminal. Tempat ini adalah stasiun kereta api yang sangat bersejarah dan juga sangat Indah.Stasiun ini dibangun pada tahun 1871 dengan 44 anjungan kereta dengan desain arsutektur gedung Beaux-Art.. apa itu Beaux-Art? Silahkan baca di Wikipedia (https://en.wikipedia.org/wiki/Beaux-Arts_architecture) karena saya sendiri tidak begitu paham. Yang jelas, pilar-pilar, lantai, atap dan dekorasi patung di terminal ini sangat cantik dan membuat terminal ini sangat layak dikunjungi bagi siapapun.

USAp4_010
Grand Central Station

Menyambut kedatangan saya ke terminal ini adalah Hall Utama dimana kita bisa melihat tempat yang luas dengan kubah tinggi berwarna hijau yang dihiasi lukisan rasi bintang berwarna keemasan. Warna rasi bintangnya memang tidak begitu kontras dibanding latarnya sehingga banyak pelaju melewatkan mural indah dan bersejarah ini. Untungnya saya tidak! Terimakasih untuk film-film Hollywood yang saya tonton yang banyak menceritakan tentang harta karun arsitektur di terminal ini.

Grand Central Station
Grand Central Station

Di tempat ini juga terdapat sebuah Apple Store yang menurut saya sangat unik karena terletak di salah satu balkon di terminal ini sehingga tampak menyatu dengan seluruh bagian dari Hall utama stasion ini. Dari apple store ini, hiruk pikuk pelaju dan keindahan hall Utama yang megah menjadi satu sebagai sebuah ikon popular kota New York.

Bagi pemburu token souverniir, silahkan mengunjungi NYC Transit Museum Store di concourse level yang menjual banyak pernak penrik ekslusif dari Grand Central Station. Hiasan magnetnya sangat menarik untuk dikoleksi! (http://www.nytransitmuseumstore.com/)

Terminal ini menjadi ikon popular kota New York dengan banyaknya film-film Hollywood yang menyajikan adegan di tempat ini seperti The Avenger, Men in Black, Hugo, Madagascar, dan lain lain. Merupakan suatu pengalaman menarik bagi saya yang bisa dibilang banyak menikmati film-film Hollywood.

Tidur…

Perjalanan ke Grand Central Terminal ini berakhir sekitar jam 3 sore. Kaki sudah pegal dan badan terasa sangat berat sehingga saya memutuskan untuk kembali ke hostel dan beristirahat sebelum kembali mengunjungi destinasi terakhir kota New York di sore terakhir di kota ini, The Central Park. Saya dijadwalkan untuk terbang pulang melalui bandara JFK tepat pada pukul 12.30 jadi tidak ada waktu lagi untuk menjelajahi kota ini keesokan paginya.

Tiba di hostel sekitar pukul 4 sore, saya meluangkan waktu untuk packing barang2 untuk flight pulang besok paginya.. dan entah kenapa mata terasa sangat berat.. saya pun merebahkan badan di tempat tidur dan dalam sekejap waktu sudah menunjukan jam 8 malam. Sepertinya saya melewatkan sore terakhir di kota New York dengan tertidur!

Apa boleh buat, Central Park pun terpaksa saya lewatkan karena matahari mulai terbenam dan terus terang saya masih merasa mengantuk. Saya lanjut menikmati sore dan malam terakhir di kota new York di dalam sebuah kamar dengan 8 tempat tidur di sebuah Youth Hostel di bagian barat kota New York… definetly not bad at all setelah saya menjelajah banyak bagian kota legenda ini!

Biarlah saya simpan Central Park untuk perjalanan ke NYC lain kali. Amiiin..

Keesokan harinya saya pun sarapan dan meminta bantuan staf hostel untuk memesankan Taksi menuju bandara JFK. Dan perjalanan pulang kembali ke tanah air pun dimulai dengan membawa oleh-oleh berupa kenangan yang tak terlupakan dalam menjelajahi kota New York.

Advertisements

One thought on “Berkunjung ke Negeri Paman Sam – Finale

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s